Tanggal 1 Juli 2017 Teknologi Chip Perbankan Selesai
Kamis, 27 April 2017

Jakarta. Bank Indonesia (BI) telah bekerja sama dengan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) untuk proses sosialisasi dan pengelola micro chip National Standard of Indonesia Chip Card Specification (NSICCS). BI meminta kepada ASPI untuk terus melakukan sosialisasi terkait host and back system untuk NSICCS selesai 1 Juli 2017.

Eni V. Panggabean, Kepala Kebijakan Sistem Pembayaran dan Pengawasan Departemen BI mengatakan, setelah host and back system selesai kemudian bank harus segera mencetak kartu dengan standar nasional atau NSICCS. Alasan BI menerapkan teknologi chip pada kartu debit/ATM untuk perlindungan konsumen ketika mereka melakukan transaksi di sistem perbankan.

Nah, dengan penerapan teknologi chip pada kartu debit/ATM ini maka tingkat keamanan pada kartu akan setara dengan negara lain. Pasalnya, jika tak menggunakan teknologi chip pada kartu debit/ATM dikhawatirkan para penjahat perbankan akan bergeser ke Indonesia untuk melakukan kejahatan perbankan (fraud).

Eni menambahkan, beberapa sistem pendukung telah berbasis chip. Misalnya, hampir 90% mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sudah berteknologi chip, sedangkan mesin Electronic Data Capture (EDC) dan kartu debit/ATM belum semua berbasis chip. “Biaya untuk teknologi ini tak akan dikenakan kepada nasabah,” tambahnya.

Sis Apik Wijayanto, Direktur Konsumer PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk (BRI) menyampaikan, untuk persiapan tahun 2016, BRI telah menyediakan 1 juta kartu debit yang sudah memenuhi NSICCS. “Untuk tahun 2017, BRI akan menyiapkan 15 juta kartu berbasis NSICCS,” kata Sis, kepada KONTAN, Senin (19/12).

Lanjutnya, untuk peralatan pendukung seperti mesin ATM dan EDC sudah uji coba dan segera diimplementasikan lebih cepat dari target atau sebelum Juli 2017. Teknologi ini tidak ada investasi yang berlebih karena sistemnya dikerjakan secara in house, hanya kartu saja yang terkena biaya karena kartu yang lama harus diganti dengan kartu berbasis NSICCS. [kontan.co.id]

EXISTENCE OPTIMA
PROJECT REFERENCE

Kartu ID Pegawai

Pekerjaan Total Solusi Kartu ID Pegawai Badan Kepegawaian Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 2011 s/d Sekarang.
Kartu Java Combi Dual Interface (Chip Contact & Contactless)
Applet Match on Card (MOC) Biometric
Sistem Absensi Kepegawaian & Personalisasi d) Chip Contact and Contactless Reader

CMS e-KTP

Pekerjaan  Personalisasi Smart Card e-KTP NASIONAL Direktorat  Pengelolaan Infomasi  AdminIstrasi  Kependudukan,   Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri RI – KEMENDAGRI. 2011 s/d Sekarang.

Aplikasi Card Management System (CMS)  dan Aplikasi Integrasi Terkoneksi ke 22 unit Mesin Personalisasi kartu E-KTP (Perso Biro 1 di PNRI) dan 14 unit Mesin Personalisasi (Perso Biro 2 di Patra Jasa Tower)

Kartu e-Karip

Pekerjaan Total Solusi Kartu e-Karip (Kartu Identitas Pensiun) untuk PT Taspen (Persero) termasuk standard open platform untuk Seluruh Mitra Bayar (BRI, BTPN, PT POS, Bukopin, BTN, BNI, dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) seluruh Indonesia) – 2012 s/d sekarang.
Kartu Java Chip Contact Card (certified by Visa, MasterCard, in progress untuk NSICCS (National Standard Indonesia Chip Card Specification), termasuk SAM Card
Applet Match on Card (MOC) Biometric c) Electronic Data Capture (EDC)/Reader
Enrollment, Verifikasi/Otentifikasi, Card Management System (CMS), Key Management System (KMS), Card Personalization System (CPS)

Smartcard Biometric

Pekerjaan Smartcard Biometric untuk PT Asuransi  Jiwa Inhealth (Subsidiary  PT Askes (Persero) berbasis kartu smartcard & EDC Biometric