Alat Pembaca e-KTP Hindari Pemilih Palsu
Selasa, 16 Mei 2017

Pemanfaatan alat pembaca KTP elektronik atau e-KTP reader bisa mewujudkan pemilu bersih yakni dengan meminimalkan kecurangan dan pemilih palsu.

 Deputi Bidang Teknologi Informasi Energi dan Material Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza berpandangan, alat tersebut bisa dimanfaatkan pada Pemilu "Di DKI sangat mungkin e-KTP reader dipakai, karena data dan pemegang e-KTP sudah cukup banyak dan hampir lengkap. Tidak ada alasan untuk menundanya," katanya, Selasa (25/10).

 Menurutnya, e-KTP reader adalah alat yang diperlukan KPUD sebagai alat pembaca e-KTP untuk verifikasi pemilih. Dengan pemanfaatan itu, tidak perlu lagi surat undangan pemilih. E-KTP reader bisa membaca data pemilih karena verifikasi dengan sidik jari dan biometrik. “Jadi itu asli tidak bisa dipalsukan," ucapnya.

 BPPT sudah melakukan pengujian dan memberi sertifikasi alat untuk membaca e-KTP. Bahkan saat ini sudah diproduksi massal oleh enam perusahaan seperti PT LEN, PT INTI dan beberapa perusahaan swasta lainnya.

 "Alat verifikasi e-KTP untuk pemilu bisa lebih murah dibanding alat verifikasi serupa di perbankan. Harganya bisa Rp 3 juta per TPS tapi bisa verifikasi untuk ribuan pemilih. Jika pesanan lebih banyak, diperkirakan harga bisa lebih murah," paparnya.

 Hammam mengatakan, pengembangan alat pembaca oleh BPPT telah menghasilkan rekomendasi spesifikasi contacless reader yang menjadi dasar dari Peraturan Menteri Dalam Negeri No 34/2014 tentang Spesifikasi Perangkat Pembaca KTP Elektronik.

 "Spesifikasi ini digunakan oleh industri dalam negeri untuk memproduksi reader secara komersial," katanya.

Alat ini, katanya, digunakan untuk otentikasi pemilik e-KTP dan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai petugas pemilu, kepolisian, bidang kesehatan, check in hotel dan seluruh layanan yang membutuhkan identitas tanpa perlu lagi memfoto kopi KTP.

Di samping itu, untuk pelaksanaan pemilu atau pemilihan kepala daerah, reader bisa digunakan di setiap tempat pemungutan suara.

 Sebelumnya, BPPT pernah menyatakan e-KTP aman difotokopi. Namun begitu, BPPT tetap mengimbau masyarakat untuk tidak memfotokopi e-KTP jika alat pembaca e-KTP sudah tersedia. Memfotokopi e-KTP hanya akan menghilangkan fungsi chip, yang seharusnya bisa dibaca dengan card reader tanpa perlu cara konvensional dengan fotokopi.

 Hammam mengungkapkan, untuk mencegah kerusakan jangka panjang, diimbau tidak memfotokopi karena akan menghilangkan fungsi chip. Nantinya hanya diperlukan sidik jari untuk verifikasi secara real time melalui reader.

 Mengenai teknologi e-KTP Hammam menjelaskan bahwa e-KTP memiliki teknologi seperti chip e-KTP, blangko e-KTP dan biometrik. Chip e-KTP merupakan kartu pintar berbasis mikroprosessor dengan besaran memory 8 kilo bytes. Sementara itu blangko merupakan kartu pintar (smart card) di mana data penduduk dapat direkam ke dalam chip dan dicetak di atas permukaannya.

 Blangko yang digunakan terdiri dari tujuh layer berbahan dasar polyethylene terephthalate glycol berukuran 85,60 x 53,98 mm dengan ketebalan 0,76-1 mm. Sedangkan biometrik, chip memuat informasi data biodata, foto, citra tanda tangan dan dua sidik jari telunjuk kanan dan kiri. [beritasatu.com]

EXISTENCE OPTIMA
PROJECT REFERENCE

Kartu ID Pegawai

Pekerjaan Total Solusi Kartu ID Pegawai Badan Kepegawaian Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 2011 s/d Sekarang.
Kartu Java Combi Dual Interface (Chip Contact & Contactless)
Applet Match on Card (MOC) Biometric
Sistem Absensi Kepegawaian & Personalisasi d) Chip Contact and Contactless Reader

CMS e-KTP

Pekerjaan  Personalisasi Smart Card e-KTP NASIONAL Direktorat  Pengelolaan Infomasi  AdminIstrasi  Kependudukan,   Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri RI – KEMENDAGRI. 2011 s/d Sekarang.

Aplikasi Card Management System (CMS)  dan Aplikasi Integrasi Terkoneksi ke 22 unit Mesin Personalisasi kartu E-KTP (Perso Biro 1 di PNRI) dan 14 unit Mesin Personalisasi (Perso Biro 2 di Patra Jasa Tower)

Kartu e-Karip

Pekerjaan Total Solusi Kartu e-Karip (Kartu Identitas Pensiun) untuk PT Taspen (Persero) termasuk standard open platform untuk Seluruh Mitra Bayar (BRI, BTPN, PT POS, Bukopin, BTN, BNI, dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) seluruh Indonesia) – 2012 s/d sekarang.
Kartu Java Chip Contact Card (certified by Visa, MasterCard, in progress untuk NSICCS (National Standard Indonesia Chip Card Specification), termasuk SAM Card
Applet Match on Card (MOC) Biometric c) Electronic Data Capture (EDC)/Reader
Enrollment, Verifikasi/Otentifikasi, Card Management System (CMS), Key Management System (KMS), Card Personalization System (CPS)

Smartcard Biometric

Pekerjaan Smartcard Biometric untuk PT Asuransi  Jiwa Inhealth (Subsidiary  PT Askes (Persero) berbasis kartu smartcard & EDC Biometric