Mengenal Fungsi Biometrik & Chip di e-KTP
Jumat, 9 Juni 2017

Ada beberapa kelebihan dan fungsi lain dari e-KTP, Menilik dari definisinya, seperti dikutip dari situs resmi e-KTP.com, KTP elektronik adalah dokumen kependudukan yang memuat sistem keamanan atau pengendalian baik dari sisi administrasi ataupun teknologi informasi dengan berbasis pada data base kependudukan nasional.

Disebut elektronik, karena e-KTP yang dimiliki oleh sebagian besar Warga Negara Indonesia dilengkapi fitur utama yakin Biometrik dan Chip. kegunaan Biometrik adalah :

Sebagai identifikasi diri dan informasi dari dari penduduk agar termuat dengan akurat dan cepat alam suatu data base. Dari data base itu tersebutlah autentifikasi diri bisa berbentuk alat untuk nantinya memastikan bahwa informasi pribadi atau dokumen yang tersimpan adalah asli. Sebenarnya  verifikasi dan validasi sistem berbasis biometrik ini bisa melalui pengenalan karakteristik fisik atau tingkah laku manusia. Ada banyak jenis pengamanan dengan cara ini, antara lain sidik jari (fingerprint), retina mata, DNA, bentuk wajah, dan bentuk gigi. Pada e-KTP, yang digunakan adalah sidik jari

Apa saja fungsinya

Sebetulnya biometrik sidik jari sudah biasa dilakukan saat membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) atau Passpor. Namun, ada perbedaan dari e-KTP, yakin kehadiran chip.

  1. Dari chip e-KTP itu bisa berfungsi sebagai alat penyimpan Data Elektronik penduduk yang diperlukan, termasuk data biometrik
  2. Data yang termuat dalam chip dapat dibaca secara elektronik dengan alat tertentu seperti card reader.
  3. Melalui chip itu juga, data yang disimpan di kartu tersebut telah dienkripsi dengan algoritma kriptografi tertentu.

Sidik jari dipilih sebagai autentikasi untuk e-KTP karena alasan berikut :

  1. Biaya paling murah, lebih ekonomis daripada biometrik yang lain
  2. Bentuk dapat dijaga tidak berubah karena gurat-gurat sidik jari akan kembali ke bentuk semula walaupun kulit tergores
  3. Unik, tidak ada kemungkinan sama walaupun orang kembar

Masih dikutip dari situs e-KTP.com, struktur e-KTP terdiri dari sembilan layer yang akan meningkatkan pengamanan dari KTP konvensional. Chip ditanam di antara plastik putih dan transparan pada dua layer teratas (dilihat dari depan). Chip ini memiliki antena didalamnya yang akan mengeluarkan gelombang jika digesek.Gelombang inilah yang akan dikenali oleh alat pendeteksi e-KTP sehingga dapat diketahui apakah KTP tersebut berada di tangan orang yang benar atau tidak.

EXISTENCE OPTIMA
PROJECT REFERENCE

Kartu ID Pegawai

Pekerjaan Total Solusi Kartu ID Pegawai Badan Kepegawaian Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 2011 s/d Sekarang.
Kartu Java Combi Dual Interface (Chip Contact & Contactless)
Applet Match on Card (MOC) Biometric
Sistem Absensi Kepegawaian & Personalisasi d) Chip Contact and Contactless Reader

CMS e-KTP

Pekerjaan  Personalisasi Smart Card e-KTP NASIONAL Direktorat  Pengelolaan Infomasi  AdminIstrasi  Kependudukan,   Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri RI – KEMENDAGRI. 2011 s/d Sekarang.

Aplikasi Card Management System (CMS)  dan Aplikasi Integrasi Terkoneksi ke 22 unit Mesin Personalisasi kartu E-KTP (Perso Biro 1 di PNRI) dan 14 unit Mesin Personalisasi (Perso Biro 2 di Patra Jasa Tower)

Kartu e-Karip

Pekerjaan Total Solusi Kartu e-Karip (Kartu Identitas Pensiun) untuk PT Taspen (Persero) termasuk standard open platform untuk Seluruh Mitra Bayar (BRI, BTPN, PT POS, Bukopin, BTN, BNI, dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) seluruh Indonesia) – 2012 s/d sekarang.
Kartu Java Chip Contact Card (certified by Visa, MasterCard, in progress untuk NSICCS (National Standard Indonesia Chip Card Specification), termasuk SAM Card
Applet Match on Card (MOC) Biometric c) Electronic Data Capture (EDC)/Reader
Enrollment, Verifikasi/Otentifikasi, Card Management System (CMS), Key Management System (KMS), Card Personalization System (CPS)

Smartcard Biometric

Pekerjaan Smartcard Biometric untuk PT Asuransi  Jiwa Inhealth (Subsidiary  PT Askes (Persero) berbasis kartu smartcard & EDC Biometric